Karakter ini
merupakan pilar pertama terbentuknya masyarakat islam maupun tertegaknya sistem
islam dimuka bumi serta menjadi tiang penyangga peradaban dunia.
Naafi’un Li Ghairihi, Bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain.
Kesepuluh
karakter itu adalah :
Salimul
Aqidah, Bersih
Akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari
lubang syirik.
Shahihul
Ibadah, Benar
Ibadahnya menurut AlQur’an dan Assunnah serta terjauh dari segala Bid’ah yang
dapat menyesatkannya.
Matinul
Khuluq, Mulia
Akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah kepribadian yang menawan dan dapat
meyakinkan kepada semua orang bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam
(Rahmatan Lil Alamin).
Qowiyul Jismi, Kuat Fisiknya sehingga dapat
mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah/titipan dari
Alloh SWT.
Mutsaqoful
Fikri, Luas wawasan
berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan
yang terjadi disekitarnya.
Qodirun ‘alal
Kasbi, Mampu
berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mau
bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
Mujahidun
linafsihi, Bersungguh
sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimalkan
setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga berdampak baik pada dirinya ataupun
orang lain.
Haritsun ‘ala
waqtihi, Efisien
dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang
menyiakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sedetikpun. karena waktu yang
kita gunakan selama hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh SWT.
Munazhom Fii
Su’unihi, Tertata
dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang
menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya
dengan baik dengan cara yang baik.
Naafi’un Li Ghairihi, Bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan dibutuhkan. Keberadaannya akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi orang lain dan Ketiadaannya akan menjadikan kerinduan pada orang lain.
Mudah-mudahan
dengan kesepuluh karakter yang dikemukakan diatas menjadikan kita termotivasi
untuk dapat merealisasikannya dalam diri kita.Amin.
Dirumuskan
oleh: Hasan Albana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar